Thursday, October 1, 2015

Harper Lee


Sudah baca To Kill a Mockingbird dan novel terbaru yang sedang ramai dibicarakan, Go Set a Watchman, dong? Tentu sudah tahu pengarangnya, Harper Lee, kan? Tapi, siapa sebenarnya Harper Lee?

Nelle Harper Lee, perempuan kelahiran Alabama, Monroeville, Amerika, tanggal 28 April 1926 sekarang berumur 89 tahun. Ia adalah anak bungsu dari empat bersaudara. Ayahnya seorang pengacara legislatif dan mantan editor serta pemilik surat kabar. Ibunya diduga memiliki gangguan jiwa atau bipolar disorder dan jarang meninggalkan rumah.

Sebagai seorang anak, Harper Lee adalah seorang tomboi dan pembaca yang cermat. Minatnya terhadap sastra dimulai ketika Harper Lee memasuki SMA, dan berlanjut sampai di Huntingdon College dan University of Alabama, tempatnya belajar hukum.

Berbeda dengan cewek lain yang tergila2 pada fashion dan kencan, Harper menekuni dunia kepenulisannya dengan serius.Di Huntingdon College, ia adalah anggota Literary Honor Society dan Glee Club. Semasa kuliah, Harper Lee dikenal penyendiri. Dia menulis untuk surat kabar kampus, Rammer Jammer, dan sekaligus menjabat sebagai editor.

Sepulang dari Oxford University, England, sebagai exchange student, Harper Lee memutuskan untuk total terjun sebagai penulis. Saat masih berusia 23 tahun, ia meninggalkan kuliah hukumnya dan berangkat ke New York. 

Dia sempat bekerja serabutan sebagai agen tiket sebelum berhasil menerbitkan novel perdananya, To Kill a Mockingbird. Terbit Juli 1960, To Kill a Mockingbird adalah novel yang menang Pulitzer Prize. Novel itu juga sudah diadaptasi ke layar lebar tahun 1962 dengan judul yang sama.

Sampai sekarang, To Kill a Mockingbird sudah diterjemahkan ke dalam lebih dari 40 bahasa dan terjual jutaan eksemplar setiap tahunnya.

Harper Lee sempat menduduki posisi di National Council of the Arts di Amerika atas permintaan Presiden Lyndon B. Johnson.

Selama tahun 1970 dan 1980, Harper Lee praktis menutup diri dari publik dan menghabiskan waktu antara New York dan kota kelahirannya di Monroeville.

Di Monroeville, Harper Lee tinggal bersama kakaknya, Alice Lee, yang juga menangani masalah hukum dan keuangannya.

Harper Lee diketahui menulis buku non fiksi, The Reverend, tentang pembunuh serial di Alabama. Buku ini tidak pernah dipublikasi. Ia juga dikenal sebagai penulis yang menutup diri dari sorotan media. Dia aktif di gereja dan sering beramal secara anonim.

November 2007, Harper Lee dianugerahi Presidential Medal of Freedom oleh Presiden George W. Bush atas sumbangsihnya terhadap sastra Amerika. 

Di tahun yang sama, Harper Lee terserang stroke dan komplikasi, termasuk penurunan fungsi telinga dan mata, dan juga gangguan short term memory. 

Pasca serangan stroke, Harper Lee pindah ke Monroeville dan dengan bantuan peralatan kaca pembesar, tetap melakukan hal yang paling disukainya, membaca.

Go Set a Watchman adalah novel yang ditulis Harper Lee sebelum To Kill a Mockingbird.

Editornya Tay Hohof yang meminta Harper Lee untuk mengedit ulang naskah Go Set A Watchman dan akhirnya menjadi novelnya yang  pertama: ToKillAMockingBird 

Sempat dikira hilang, Go Set a Watchman akhirnya ditemukan oleh pengacara Tonja Carter di safe deposit box.  Dan novel kedua Harper Lee yang diterbitkan memecahkan rekor pra penjualan untuk penerbit Harper Collins dan merupakan salah satu novel paling cepat laris sepanjang sejarah literasi.

Kami berikan cuplikan video mengenai Harper Lee dari link ini :