Friday, December 14, 2012

Book Traveling Campaign

Halo, sahabat Kampung Fiksi!

Beberapa tahun belakangan ini sepertinya minat orang-orang untuk jadi seorang penulis meningkat pesat, ya? Apa karena menerbitkan buku sendiri sudah semakin mudah, ataukah karena kita berpikir, "Ah, nulis itu gampang, kok!" Nggak ada yang salah kok dengan pikiran-pikiran tersebut. Menerbitkan buku sendiri sekarang ini memang cuma sejarak klik di layar laptop kamu. Dan menulis itu gampang? Ah, iyaaa, gampang! Gampang, kok...untuk yang mau dan semangat belajar! ^_^

Yang bikin ribet itu, kalau ada yang ingin jadi penulis, tapi malas membaca. Doh, gimana urusannya kalau begini? Membaca dan menulis itu dua kegiatan yang saling berkaitan. Membaca itu vitaminnya penulis. Jangan harap bisa menulis bagus kalau membaca aja malas.

Banyak juga kok yang keukeuh, maunya nuliiiis terus dan sedikit sekali membaca. Tapi sebesar apa pun bakatnya dalam menulis, suatu saat dia akan terkurung dalam tempurung kalau tidak mau belajar dari bacaan-bacaan penulis lain. Jangan begitu, ya! Please...^_^

Nah, supaya kegiatan keduanya berimbang, Kampung Fiksi mengadakan campaign yang nantinya, mudah-mudahan, bisa membantu para writers wannabe ini lebih semangat membaca dan belajar dari bacaannya. Nama campaign ini:

Book Traveling Campaign



Apa itu Book Traveling Campaign?
Kamu punya buku yang kamu senangi dan memberikan inspirasi yang besar dalam kepenulisanmu? Kenapa nggak share dengan teman-temanmu? Berbagi dengan mereka tentang tanggapanmu atas buku tersebut melalui catatan-catatan kecil yang diselipkan di buku tersebut. Lalu kirimkan ke temanmu, dan mintalah temanmu untuk membuat catatan kecil juga tentang buku tersebut. Lalu temanmu boleh mengirim buku itu ke temannya yang lain, dan memintanya untuk melakukan hal serupa. Begitu seterusnya.  Dengan begitu, bukumu sudah berjalan-jalan ke beberapa tempat dan mendapat catatan-catatan bermanfaat dari berbagai sudut pandang.

Tapi kalau bukunya pengen balik lagi ke kita, gmana? Secara itu buku kesayangan...hiks...


Lho, jangan khawatir. Pastikan aja orang-orang yang akan menerima bukumu memang berniat membacanya dan ingin ikut melakukan campaign ini. Lalu batasi jumlah traveling buku itu maksimal hanya untuk sepuluh orang. Artinya, orang ke-10 nantinya harus mengembalikan buku itu ke si pemilik (orang pertama) yang nama dan alamatnya tercantum di catatan paling awal.

Gimana? Masih bingung? Kita kasih ilustrasi, deh!

1. Siapkan buku yang akan kamu berangkatkan untuk jalan-jalan. Buku ini tentunya harus sudah kamu baca dan kamu buatkan catatan-catatan kecil tentang apa saja yang menurut kamu menarik atau pun tidak menarik.

Buku yang sudah kamu baca dan ingin kamu kirimkan ke temanmu untuk menjalani Book Traveling Campaign




2. Sebelum diberangkatkan, buatlah sebuah kantong di balik cover belakang buku, untuk menyimpan catatan-catatan dan informasi seputar nama dan alamat pembaca selanjutnya. Tuliskan di kantong itu Book Traveling Pocket. Ini biar namanya kedengeran keren aja, sih! Hihihihi....Kurang lebih seperti ini:

Siapkan Book Traveling Pocket untuk menyimpan catatan-catanan dan informasi
 3. Tuliskan di selembar kertas informasi berikut:
     Judul buku:
     Pengarang:
     Pemilik (Pembaca pertama):
     Alamat pos:
     No. HP:
     e-mail:
     Catatan tentang isi buku:
     Next destination: (nama teman yang akan kamu kirimkan buku ini)
     Alamat:
     e-mail:
      PS: Untuk pembaca ke-10, diharap mengirimkan buku ini kembali ke pemilik.

     Lalu masukkan kertas tersebut ke dalam Book Traveling Pocket

Catatanmu dimasukkan ke dalam Book Traveling Pocket
4. Lalu gimana? Ya, kirimkan buku tersebut ke temanmu yang ingin membacanya. Kalau kamu ingin "mempromosikan" bukumu untuk jalan-jalan, Fans Page Kampung Fiksi akan membantu. Kamu bisa posting info bukumu di wall FP Kampung Fiksi dan melihat respon dari teman-teman Kampung Fiksi. Untuk selanjutnya, koresponden hanya antara kamu (si pemilik buku/si pemegang buku) dengan teman yang ingin membaca buku tersebut. Kampung Fiksi hanya membantu memfasilitasi, ya. Kami tidak bertanggungjawab apabila ternyata ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab meneruskan campaign ini dan membuat buku hilang di tengah jalan.

Saran dari kami, sebaiknya kirim buku ke orang-orang yang sudah kamu kenal baik, apalagi kalau kamu ingin buku itu kembali ke tanganmu.

5. Bagaimana dengan pemegang ke-2, 3 dst kalau mau cari teman untuk dikirimi buku tersebut? Ya, sama saja caranya. Kamu buat catatan serupa dan masukkan ke Book Traveling Pocket lalu kamu bisa halo-halo di Twitter atau Facebook kamu, atau melalui Fanspage Kampung Fiksi, "Halo, gw udah selesai nih baca buku Writer vs Editor. Gw pembaca ke-4, siapa yang mau jadi pembaca ke-5?" Kira-kira begitu...

Semoga ilustrasi tadi cukup jelas, ya! Intinya, kami ingin mengajak untuk Rajin Membaca dan Balajar dari Bacaan untuk yang ingin menjadi penulis.

Bayangkan saat nanti bukumu kembali kepadamu lengkap dengan 9 catatan tambahan yang akan memperkaya pengetahuanmu nantinya. Precious! ^_^

Ayo! Jangan ragu-ragu untuk ikut Book Traveling Campaign! Biarkan bukumu mengunjungi sahabat-sahabatmu atau singgah di sahabat-sahabat barumu! ^_^