Friday, March 15, 2013

Welcome New Administrators For Kampung Fiksi!

Kampung Fiksi adalah sebuah komunitas tanpa ikatan. Siapa pun yang ingin belajar bersama tentang seluk-beluk menulis fiksi dan menerbitkan buku, bisa langsung follow akun kami di beberapa media sosial (Facebook, Twitter dan blog). Dengan begitu, kami berharap akan semakin banyak teman-teman yang sukarela belajar bersama kami atau membagikan pengalamannya seputar menulis, membaca dan menerbitkan buku.

Karena bertambahnya jumlah followers dan semakin beragamnya kegiatan yang sedang dan akan kami adakan, Kampung Fiksi akhirnya merekrut 2 pengurus baru untuk dilibatkan dalam semua kegiatan yang diadakan. Proses pemilihannya bisa dibilang lumayan lama. Kaena sebelumnya kami mengamati beberapa nama yang memang terlihat sangat berhasrat pada dunia kepenulisan (fiksi). Besarnya minat pada karya fiksi ini penting sekali sebagai acuan kami, karena kami percaya bahwa segala sesuatu akan menghasilkan kesuksesan dan kebaikan jika dilakukan dengan penuh hasrat.

Akhirnya, dari beberapa nama yang masuk dalam forum diskusi kami, dua nama mencuat. Kemudian kami sepakat untuk merangkul mereka (kalau dua nama ini mau dan berminat) untuk bergabung mengurus Kampung Fiksi. Karena, walau bagaimana, kami juga harus mempertimbangkan pekerjaan utama mereka, sebab mengurus Kampung Fiksi ini bisa dibilang kerja sukarela tak berbayar.

Mereka adalah:



Lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, 15 Mei 1975. Berdomisli di Jakarta. Kegiatan sehari-harinya mengantar anak-anaknya ke sekolah, menulis, menonton tv, membaca buku, dan lain-lain. Nastiti tertarik pada fiksi karena merasa nyaman berada di dunia khayal.
Buku yang sudah terbit yang memuat karynya adalah cerpen Peri Hujan dalam kumpulan cerpen Celoteh Perempuan (Gramedia Pustaka Utama 2012); Cerpen Biru dlm kumcer Arassi (Ufuk Publishing 2013); cerpen Semangkuk Sup Hari Itu dlm kumcer Dunia Di Dalam Mata (Motion Publishing 2013). Twitter: @nastiti_ds

 
 

 Nama saya, Ajen Angelina, usia 23 tahun, hobbi membaca semua buku dari komik serial cantik sampai novel sejarah. Seorang perawat profesional yang disayang pasien-pasiennya. Cinta menulis, meski belum pernah menang lomba apa pun. Tetapi menulis membuat saya bahagia karena menulis membuat saya selaras dengan Tuhan karena menciptakan tokoh, memberi mereka nama, pekerjaan, dan takdir. Sehari-hari berkutat dengan orang sakit dan laptop. Menulis paling sedikit 1000 kata perhari. Cerpen-cerpen saya bisa dibaca di http://ajenn08.wordpress.com/. Twitter: @ajenangelina

Kedua pengurus baru Kampung Fiksi ini diharapkan akan membuat Kampung Fiksi menjadi lebih baik lagi ke depannya. Selamat datang Nastiti dan Ajen! Welcome on board! Let's share what we love to do: writing fiction! ^_^